Dunia Management
ERA BPJS, BAGAIMANA NASIB RS SWASTA DAN DOKTER? PDF Print E-mail
Written by dr.Sholihul Absor,MARS   
Monday, 08 April 2013 16:49

ERA BPJS, BAGAIMANA NASIB RS SWASTA DAN DOKTER?

Mulai 1 Januari 2014 pemerintah akan melaksanakan amanah undang undang no. 29 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Konsekuensinya, beberapa asuransi pemerintah yang kita kenal saat ini akan dilebur menjadi satu dan dikelola oleh badan baru yang bernama BPJS. Yang akan dilebur adalah Askes PNS, Jamsostek, Asabri, dan Jamkesmas, keseluruhan ada 121,6 juta peserta, 96 juta diantaranya ditanggung penuh oleh pemerintah. cakupan peserta diharapkan tiap tahun akan meningkat hingga tahun 2019 diperkirakan seluruh penduduk akan tercover oleh asuransi. Inilah yang disebut sebagai Universal Coverage. Kabarnya untuk menggerakkan program ini pemerintah akan menggelontorkan dana yang tidak sedikit, sekitar 25 30 trilyun rupiah setahun.

Bagi masyarakat tentu kabar yang menggembirakan karena jaminan kesehatan akan didapat lebih pasti serta tidak ribet lagi urusannya, semua penduduk akan ditanggung, itulah konsepnya. Walaupun semua itu tidak akan terjadi serta merta di tahun 2014, perlu proses dan waktu. Tapi bagi kalangan RS swasta dan dokter, konsep BPJS ini membuat mereka seperti di persimpangan jalan. Ikut BPJS kuatir rugi atau menurun profitnya, kalau tidak ikut kuatir kehilangan pasien karena semua pasien berobat ke provider BPJS. Jadi enaknya ikut jadi provider apa tidak? Sebelum memutuskan perlu dijawab dulu pertanyaan di bawah ini

  1. Rugi ataukah untung gabung jadi provider BPJS?
  2. Bagaimana Nasibnya bila gabung..?
  3. Bagi dokter yang merawat pasien di RS, lebih baik bersedia atau tidak dalam merawat/melayani pasien BPJS?

Saya akan coba menjelaskan satu persatu sesuai dengan yang saya pahami, untuk memprediksi yang terjadi di masa akan datang, tentu bisa benar, bisa juga salah.

Roadmap Kepesertaan

Last Updated on Monday, 08 April 2013 19:11
Read more...
 
DECISION SUPPORT SYSTEM PART II PDF Print E-mail
Written by dr.Sholihul Absor,MARS   
Saturday, 02 March 2013 16:57

PERAN SESUNGGUHNYA DARI SYSTEM INFORMASI DI RUMAH SAKIT

Kalau mendengar kata system informasi biasanya kita terbayang pada sekumpulan komputer yang saling terhubung yang kita gunakan untuk membantu pekerjaan sehari hari. Pekerjaan jadi ringan karena data yang diinput dari masing masing komputer disimpan dan dapat digunakan bagian lain sesuai dengan bidangnya. Dengan terhubungnya komputer juga membantu dalam hal koordinasi antar bagian. Misalnya, bagian kamar terima bisa berkoordinasi dengan bagian perawatan untuk mencari kamar yang kosong, kemudian bagian perawatan berkoordinasi dengan bagian keuangan untuk menentukan biaya yang harus dibayar pasien ketika akan meninggalkan rumah sakit. Semua itu berjalan dengan sangat singkat, bahkan real time, saat itu juga langsung diketahui.

Secara garis besar biasanya system informasi yang kita maksudkan di atas, dalam sehari hari di rumah sakit membantu dalam empat hal:

  1. Payroll, yaitu semua catatan keuangan yang berhubungan dengan penggajian ataupun remunerasi karyawan.
  2. Billing, Yaitu semua keuangan yang berhubungan dengan besar biaya yang harus dibayar oleh pasien atas pelayanan yang kita berikan.
  3. Registrasi, Yaitu semua catatan identitas pasien yang digunakan untuk mendapatkan pelayanan yang diinginkan.
  4. Admission, Yaitu proses dimanan pasien akan menerima pelayanan rawat inap.

DFD (data flow diagram) dr DSS

Last Updated on Saturday, 02 March 2013 17:15
Read more...
 
«StartPrev12345678910NextEnd»

Page 8 of 12