My University Of Life
EMPAT PILAR KEBANGSAAN DALAM PANDANGAN MANAJEMEN RUMAH SAKIT PDF Print E-mail
Written by dr.Sholihul Absor,MARS   
Monday, 17 June 2013 17:59

EMPAT PILAR KEBANGSAAN DALAM PANDANGAN MANAJEMEN RUMAH SAKIT

Kehilangan sosok kenegarawanan saat ini bagi bangsa Indonesia adalah kehilangan besar, karena kita sekarang butuh pribadi yang mampumen jembatani berbagai latar belakang ideology dan kepentingan dalam rangka menggapai cita-cita sebuah negara yang adil dan makmur serta berdaulat dan bermartabat dimata dunia.

Salah satu orang yang memiliki kemampuan itu adalah Bapak Taufik Kiemas, meski berasal dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), pribadi dan pandangannya diterima dengan baik oleh seluruh partai yang ada, tak heran terpilihnya beliau sebagai ketua MPR dicapai secaraa klamasi.

Taufiq Kiemas

Gagasannya tentang empat pilar kebangsaan menunjukkan betapa beliau sangat perhatian terhadap nasib bangsa dimasa akan datang. Diyakini hanya dengan empat pilar itu Negara Indonesia akan kokoh, tidak terpecah belah, serta menjadi negara yang disegani oleh masyarakat dunia.

Banyak pihak merasa kehilangan dengan kepergian bapak Taufik Kiemas pada hari sabtu 8 Juni 2013. Namun tentu kita tidak boleh berhenti sebatas berduka tapi bagaimana agar pikiran besar dari almarhum dapat diwujudkan dalam nafasbernegara bangsa Indonesia.

Sebagai orang yang bukan ahli di bidang ketatanegaraan saya berusaha memahami empat pilar dalam kontek manajemen rumah sakit sesuai bidang saya. Sebuah rumah sakit dengan manusia, sumberdaya, dan lingkungannya bisa diidentikkan dengan sebuah negara dalam skala kecil. oleh karena itu, jika empat pilar dapat menjadikan Indonesia sebagai negara yang kuat dan kokoh, maka ada "empat pilar identik" yang membuat sebuah rumah sakit menjadi maju, berkembang, dan mampu bersaing di era kompetitif.

Empat pilar identik itu adalah :

Last Updated on Monday, 17 June 2013 18:17
Read more...
 
DECISION SUPPORT SYSTEM PDF Print E-mail
Written by dr.Sholihul Absor,MARS   
Tuesday, 12 February 2013 15:28

DECISION SUPPORT SYSTEM

SISTEM INFORMASI YANG TAK SEKEDAR KOMPUTERISASI DI RSI SITI AISYAH MADIUN

Beberapa waktu yang lalu saat rapat kerja di Madiun saya berkesempatan mengunjungi salah satu Rumah Sakit dari JARINGAN RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH JAWA TIMUR yaitu RS SITI AISYIYAH MADIUN. Dengan menumpang mobil sedan yang disopiri dr. Sudijo, M.Kes saya menuju rumah sakit yang berada di tengah kota, beliau adalah direkturnya. Pak Diyo, begitu biasa disapa, pensiunan kepala dinas kesehatan kabupaten Madiun, dengan postur yang tegap dan berkumis lebat serta hemat bicara mengesankan sosok yang angker dan tinggi hati. Padahal kalau sudah kenal lama beliau ternyata orang yang santun dan rendah hati. Sebenarnya sudah lama saya ingin berkunjung ke sini karena ingin melihat gedung baru yang saat peresmiannya tidak bisa hadir.

Sampai di rumah sakit saya langsung masuk ke gedung baru. Gedung seluas 26 x 28 meter dengan 4 tingkat ini digunakan untuk poli spesialis, apotik, laboratorium,ruang perawatan stroke, dan juga ruang pertemuan. Masuk lantai satu saya mendapati ruang rawat jalan yang modern, bersih dan nyaman, tapi tidak kehilangan human touchnya. Dekat pintu masuk disodori mesin antrian pasien. Disitu pasien bisa langsung memilih akan periksa di poli mana, tinggal pencet keluar nomer antrian. Meski begitu, bila ada pasien yang kesulitan ada petugas pendaftaran yang siap membantu, bukan satpam atau petugas kebersihan seperti yang terjadi di beberapa bank. Inilah yang saya sebut modern tapi masih human spirit, sangat beda sentuhannya kalau pasien dilayani oleh satpam dibanding petugas customer servis, apalagi kalau hanya berhadapan dengan mesin antrian. Ruangan yang cukup luas dengan suasana yang tenang dan bersih membuat pasien merasa nyaman meski mengantri.

Mesin Antrian RS Siti Aisyiyah Madiun

Last Updated on Tuesday, 12 February 2013 18:06
Read more...
 
VISION MARKETING, KUNCI KEBERHASILAN RUMAH SAKIT PDF Print E-mail
Written by dr.Sholihul Absor,MARS   
Thursday, 17 January 2013 09:09

VISION MARKETING, KUNCI KEBERHASILAN RUMAH SAKIT

Ada tiga stake holder yang penting dikelola agar rumah sakit berjalan baik, bertumbuh, dan berkesinambungan alias berumur panjang. Mereka adalah pasien dan keluarganya, karyawan, dan pemilik. Saya sudah menjelaskan sebelumnya tentang bagaimana mengelola pasien dan karyawan dengan pendekatan pertukaran nilai, yang disebut sebagai eksternal marketing dan internal marketing. Kini saya melanjutkan penjelasan tentang bagaimana mengelola pemilik dengan tetap menggunakan konsep pertukaran nilai, yang saya sebut sebagai vision marketing.

Diantara ketiga stake holder bagi saya yang paling penting adalah pemilik. Kenapa?, sebab dari pemiliklah sebuah rumah sakit berdiri, tanpa inisiatif pemilik tidak muncul hubungan dengan dua stake holder lainnya. Mau dijadikan apa dan apa tujuan berdirinya rumah sakit juga tergantung dari pemilik. Pola hubungan dengan pasien dan karyawan pun tergantung dari keinginan pemilik. Tentunya semua ini tergantung bagaimana manajer mampu mewujudkannya, jadi walaupun inisiatif dari pemilik tapi sentral keberhasilan bertumpu pada manajer.

Jelaslah disini bahwa hubungan antara manajer dengan pemilik harus terjalin dengan baik dan saling memberikan nilai atau terjadi pertukaran nilai yang positif. Sebagai pemilik berkewajiban memberikan nilai kepada manajer, yaitu modal yang berupa materi dan non materi (uang, sarana, dan prasarana), strategi dasar pencapaian visi dan misi, dan imbalan yang sesuai pasar kepada manajer. Hal yang perlu ditekankan oleh pemilik kepada manajer sebagai strategi dasar adalah kebijakan tentang profit yang diharapkan, pemberdayaan karyawan menjadi asset rumah sakit, dan memeliharan hubungan baik dengan lingkungan. Tiga kebijakan ini popular disebut 3P yaitu Profit, People, dan Planet. Kebijakan ini sangat penting karena yang akan menjamin keberlangsungan hidup rumah sakit., artinya rumah sakit akan berumur panjang.

Last Updated on Thursday, 17 January 2013 11:12
Read more...
 
«StartPrev12345678910NextEnd»

Page 9 of 14