Social Networking

  • Twitter
  • Facebook
  • VZ
  • MySpace
  • Like to learn German in Stuttgart?

Cari

Polls

Bagaimana Menurut Anda Materi dan isi site ini
 

Manajemen Rumah Sakit

feed-image Feed Entries
Hospital Marketing Observer
Selamat Datang.. PDF Print E-mail
Written by dr. Sholihul Absor, MARS   
Monday, 15 October 2012 15:30

Selamat Datang di Hospital Marketing Observer

Perkembangan jaman telah mengubah tatanan kehidupan dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Perkembangan teknologi memudahkan manusia dalam segala urusan. Perubahan politik meningkatkan kesadaran masyarakat akan haknya. Perbaikan ekonomi meningkatkan kemampuan daya beli dan memilih produk yang mereka butuhkan. Budaya yg berkembangpun tidak luput dari jamahan perubahan, perilaku masyarakat beralih menjadi semakin permisiv dan individual.

Rupanya perubahan ini sampai juga kepada dunia medis yang saya geluti. Hubungan pasien dengan dokter tidak lagi berupa hubungan saling percaya, tetapi beralih menjadi hubungan transaksional layaknya praktik bisnis pada umumnya. Pasien bebas memilih akan berobat kemana, si dokter memberikan pelayanan untuk memuaskan pasien. Dan kemudian pasien membayar biaya pengobatan yang dia terima. Wal hasil, dokter jual, pasien beli. Kalau tidak puas ya komplain seperti yang terjadi pada kasus Prita vs omni hospital.

Persaingan merebut pasien antar rumah sakit semakin tak terelakkan. Maka muncullah praktik praktik pemasaran tanpa mempedulikan etika kedokteran, sebagaimana sumpah dokter yang diucapkan saat mau lulus dokter. Dari sinilah saya tertarik untuk belajar, kemudian mengamati tingkah laku kegiatan pemasaran di rumah sakit, dan disajikan di BLOG ini. Dengan harapan agar masyarakat tidak terperosok akibat tergiur dengan trik pemasaran yang dilakukan rumah sakit. Saya akan mencoba berbagi tentang hal itu di BLOG ini kepada semuanya.

Last Updated on Friday, 03 July 2015 15:53
Read more...
 
MARKETING RUMAH SAKIT 4.0 PDF Print E-mail
Written by dr.Sholihul Absor,MARS   
Wednesday, 06 June 2018 14:08

 

MARKETING RUMAH SAKIT 4.0

 

Beberapa bulan lalu saya memperoleh buku yang saya cari cari selama ini, Marketing 4.0. Sebelumnya saya sudah mencari di beberapa toko buku, Gramedia, Gunung Agung, Toga Mas, maupun Uranus semuanya tidak tersedia. Akhirnya saya dapatkan secara tidak sengaja di toko buku Periplus bandara lombok saat menunggu boarding balik ke Surabaya. Lumayanlah....di tengah tugas kunjungan ke Lombok yang melelahkan, sehari pergi pulang terbayar oleh buku ini. Kunjungannya sendiri untuk melihat proses pembangunan rumah sakit di sana.

Buku ini menarik karena kelanjutan dari buku sebelumnya yang best seller yaitu Marketing 3.0, yang sudah diterjemahkan ke dalam 24 bahasa. Judul lengkap dari buku ini adalah Marketing 4.0-moving from traditional to digital. Dikarang oleh Hermawan Kartajaya dan Iwan Setiawan dengan menggandeng nama besar Philip Kotler. Diluncurkan sejak akhir tahun lalu sampai sekarang sdh diterjemahkan ke dalam 20 bahasa, sayangnya bahasa Indonesia tidak ada. Penerbitnya John Wiley & Son di Amerika, rupanya ini yang menyebabkan tidak beredar di sini, tidak ada penerbit Indonesia yang berani ambil ijin menerjemahkan ke penerbitnya, padahal pengarangnya orang Indonesia.

 


Dibeli di Bandara Lombok

Dibeli di Bandara Lombok

 

Last Updated on Thursday, 07 June 2018 08:48
Read more...
 
KUNJUNGAN KE PABRIK FARMASI, BUKAN SEKEDAR TRANSAKSI PDF Print E-mail
Written by dr.Sholihul Absor,MARS   
Thursday, 04 May 2017 18:33

KUNJUNGAN KE PABRIK FARMASI, BUKAN SEKEDAR TRANSAKSI

Di sela kunjungan ke Bandung, saya bersama rombongan mendapat tawaran  mengunjungi sebuah pabrik farmasi terkemuka di Indonesia. Tentu pembaca sudah faham apa maksud tawaran ini, ya pasti untuk mendukung promosi obat yang diproduksinya. Namun sebagai pengamat praktik pemasaran di dunia perumahsakitan tetap saja menarik untuk diamati. Seiring dengan makin ketatnya regulasi pemasaran dan pemakaian obat di rumah sakit, upaya memasarkan obat paten (bukan generik) bukanlah perkara mudah, diperlukan usaha yang keras dan kreatif. Banyak yang menyederhanakan urusan memasarkan obat ini hanya urusan harga obat, discount yang diberikan, serta dukungan apa saja yang diberikan farmasi ke rumah sakit maupun dokter. Padahal tidak demikian, meski harga sudah murah, discount besar, serta bermacam dukungan diberikan, ternyata tidak menjamin rumah sakit atau dokter mau memakai obat tersebut.  Sebenarnya, proses dokter meresepkan obat melalui berbagai tahap, sama seperti konsumen memutuskan memilih produk yang dibutuhkan, inilah yang disebut sebagai customer decision journey (CDJ). Saya akan coba jelaskan secara singkat disini, tentunya dalam konteks kunjungan saya ke pabrikan farmasi.

Berkunjung Ke Pabrik Farmasi.

Berkunjung Ke Pabrik farmasi.

Last Updated on Thursday, 04 May 2017 18:42
Read more...
 
«StartPrev12NextEnd»

Page 1 of 2